Skip to main content

Posts

Showing posts from April 16, 2006

SMOKE ON THE WATER : HITS YANG MEMISAHKAN PARA PENCIPTANYA

Nggak ada atau jarang anak rock yang nggak tahu lagu Smoke On The Water. Yang nggak tahu bisa-bisa dikatain sok rocker, kalo sampe nggak tahu atau ngaku belum pernah denger itu lagu, padahal dia sendiri ngakunya rocker. Smoke On The Water bagaikan materi inagurasi. Syarat pentahbisan bagi siapapun yang ngaku musisi atau simpatisan heavy rock. Gitaris rock kudu hafal riff atau chord lagu ini, vokalisnya mesti hafal lirik lagu ini, dan minimal musisi-musisi pendukung band yang lain kudu bisa mengawal beat dan pattern lagu ini diatas panggung atau studio.

Smoke On The Water adalah lagu kelompok musik Deep Purple, salah satu dari triumvirat legenda band rock (Led Zep, Deep Purple, Black Sabbath), yang tidak hanya memegang rekor penjualan rekaman, melainkan juga pemegang rekor gonta-ganti personil. Saking seringnya gonta-ganti personil, sudah lumrah kalau hingga saat ini, sesama penggemar Deep Purple akan bertanya : “Sekarang sudah Mark berapa ya ?”-ketika mereka membicarakan eksistensi g…

PATRON-PATRON OZZY OSBOURNE

“Maybe it's not too late to learn how to love and forget how to hate.”  ― Ozzy Osbourne, Ozzy Osbourne - Blizzard of Ozz
Akhirnya, saya tahu, darimana Ozzy Osbourne bisa bikin lirik en lagu-lagu slow yang bikin bulu kuduk merinding, seperti Goodbye To Romance, Road To Nowhere, Mama I'm Coming Home, sama I Just Want U. Ternyata influence-nya John Lennon, to, Mas.

Darimana saya tahu ? Karena ngulik chord-nya, karena lihat liriknya ? Nggak. Bukan dari materi lagu-lagu slow rock terdahulu yang ada di albumnya Ozzy. Saya ngedapetin informasi itu setelah ngedengerin materi album terbarunya Princess Of Darkness tersebut, yang baru rilis di sini, dengan judul album “Under Cover.” Di situ Ozzy nyanyiin lagunya mendiang John Lennon seperti : Woman, In My Life, dengan suaranya yang bersih dan kuul (or skull !) abis itu.

Selain dari Lennon, untuk lagu-lagu slow-nya itu, Ozzy banyak juga dipengaruhi David Bowie. Buktinya di album “Under Cover”, meski cuma satu lagu, doi masukkin lagu “All T…

KISAH SEJATI JASON BECKER

One night I dreamed I was running. 
When I woke up I forgot I had a limp, 
so I walked totally normal until I remembered, 'oh, yeah, I have a limp'. 
Then I immediately stumbled. 
That showed me that if you have control over your mind, 
you can do anything…”
-JASON BECKER

Temen-temen saya yang gitaris rata-rata kenal Jason Becker. Saya termasuk yang sangat antusias mempromosikan permainan Jason, sering ngambil referensi dari dia, setiap saya dan beberapa temen yang gitaris ngobrol di studio atau ketika nyantei di kafe. Jason Becker adalah gitaris Amrik yang brilian. Usia 16 tahun dia sudah dikenal sebagai salah satu virtuoso dan gitaris berbakat besar. Saat 17-18 tahun dia sudah merilis album yang betul-betul berkualitas, seperti Speed Metal Symphony (1987) & Go Off (1988). Saya termasuk kolektor yang beruntung, bisa mengoleksi dua masterpiece Jason Becker bareng kelompoknya (Cacophony) itu, tambah mengoleksi album solonya Perpetual Burn (1988). Di album Perpetual Burn inilah Ja…