Skip to main content

SOUNDTRACK D BIJIS MIRIP LAGU KISS ?




Hari-hari ini, saya lagi sentimen ama Bongky BIP. Sebagai seorang rocker kawakan, senior dan terhormat, gak seharusnya Bongky ngebiarin salah satu materi soundtrack D Bijis yang dia garap, pada bagian reff-nya kok ya mirip lagunya KISS : God Gave Rock N Roll To You II. Saya pernah agak sentimen ama Dewa waktu denger kemiripan intro drum Immigrant Song (Led Zeppelin) di intro lagu Pangeran Cinta, sebel berat ama lagu My Heart Melly Goeslaw yang punya kemiripan banyak ama lagu Ai Shang Yi Ge Bu-nya Sandy Lam, and now, giliran sentimen Bongky BIP nih yang gak tahu sengaja-gak sengaja, meloloskan reff lagu Tuhan Kirim Kamu yang dinyanyiin ama Aby, yang mana langgam reff-nya mirip abis ama reff lagunya KISS, God Gave Rock N Roll To You II. Reff yang saya maksud dibagian lirik ini nih :

Tuhan kirim kau ke sini
untuk kucintai
untuk menemani hidupku

Tuhan beri kau untukku
bintang yg kucari
Yang tlah hilang oleh waktu

(Tuhan Kirim Kamu, dinyanyiin ama Aby)

Abis denger lagu itu, coba denger God Gave Rock N Roll To You II pada bagian lirik reff :

God gave rock and roll to you, gave rock and roll to you
Gave rock and roll to everyone

God gave rock and roll to you, gave rock and roll to you
Put it in the soul of everyone

Tuuuh, mirip kan. Penulis lagu ini, yang saya gak jelas penggubahnya siapa, terancam ‘kualat’ ama pelopor Glam Rock dan salah satu avatar-nya rock n roll, KISS. Yang saya tahu, Bongky BIP adalah penata musik, yang tentunya bertanggungjawab atas masuknya materi ini ke album soundtrack D Bijis. So, saya mau protes aja sama mantan Bassist Slank dan Flowers itu, yang sebenarnya cukup punya kredibilitas bagus, baik sebagai instrumentalis, composer maupun proklamator Javanese rock n roll- sebuah aliran rock kreatif yang diusung ama Slank mark I : Kaka (Vokal), Pay (Gitar), Bimbim (Drum), Indra (Kibord) dan Bongky (Bass).

Secara maknawi, lirik Tuhan Kirim Kamu yang dibawain Aby juga menyuarakan sesuatu yang klise : percintaan. Udah jiplak sebagian reff-nya, secara kualitas Tuhan Kirim Kamu ini juga gak membawa semangat murni, seperti God Gave-nya KISS.

God Gave-nya KISS, adalah sebuah lagu yang liriknya sederhana, tapi bait demi baitnya begitu menghibur bagi mereka yang mengaku penggemar rock atau musik pada umumnya. Lewat lagu yang ditulis bareng ama Russ Ballard, Paul Stanley, Gene Simmons dan Bob Ezrin itu, KISS negasin bahwa rock n roll adalah musik yang ada untuk dinikmati semua orang, gak peduli statusnya apa, sebagai pelipur buat mereka yang punya masalah pelik. “Do you know what you want? You don't know for sure/You don't feel right, you can't find a cure/ And you're gettin' less than what you're lookin' for/ You don't have money or a fancy car/ And you're tired of wishin' on a falling star/ You gotta put your faith in a loud guitar” teriak KISS lewat lagu ini. Kalo Simon & Garfunkel menyebut saat ketika mereka membawakan Bridge Over Troubled Water-nya sebagai biblical moment, kalo Jim Morrison mencapai trance waktu ngebawain The End, maka biblical moment-nya KISS terjadi ketika mereka membawakan God Gave Rock N Roll To You II. Kalo Bridge-nya Simon Garfunkel serupa hymne bagi kita penggemar rock, The End-nya The Doors layaknya sebuah lagu ritual, maka God Gave Rock N Roll To You II layak banget kalo dijadiin semacam mars buat para fanatican rock.

Momen ketika lagu God Gave..-nya KISS ini dinikmati sebagai marching oleh para pencinta musik, bisa disimak di film “Bill and Ted's Bogus Journey” (Keanu Reeves jadi cast utama di film ini).

Di film komedi yang menceritakan kisah dua orang voyager penggemar berat hard rock/heavy metal ini, di akhir film God Gave…-nya KISS yang legendaris itu, dibawain ama duet voyager dibantu seorang additional Bass.Konyolnya, sang additional Bass adalah El Maut, rimalaikat pencabut nyawa yang mengiringi perjalanan sang voyager dalam cerita film tersebut.

Selain bernilai sebagai marching-nya penggemar rock, God Gave Rock N Roll To You juga merupakan lagu kenang-kenangan buat drummer kedua KISS, yang secara factual sama populernya ama drummer pertama mereka (Peter Criss), yaitu : Eric Carr. Menjelang akhir lagu, refrain lagu ini dibawakan secara acapella, dan saat break, Carr bertutur : "I know life sometimes can get tough ! And I know life sometimes can be a drag. But people, we have been given a gift, we have been given a road, and that road's name is... Rock and Roll!" Well, Pal, itulah saat-saat terakhir Eric Carr meneriakkan vokal bariton-nya yang khas, dan terakhir kalinya dia tampil di video clip-nya kelompok musik yang fans-nya dikenal dengan sebutan KISS ARMY itu. Sebelum single KISS ini dirilis dalam album Revenge (1992), Eric Carr meninggalkan band yang 10 taun lebih dia bela untuk selama-lamanya (1991). Gak ada lagi vokal serak bariton, yang kerap mencuri perhatian walau cuma numpang backing vocal di nomer-nomer keras atau slow-nya KISS. KISS ARMY di seluruh dunia, semenjak itu gak akan pernah ngeliat lagi aksi pentas nan atraktif, dari Eric Carr setiap dia nyuri 10-15 menit di konsernya KISS, sekadar untuk menampilkan kehandalannya teratas instrument drum. Carr emang gak sekeras John Bonham, gak se-full technique layaknya Neil Peart atau Mike Portnoy. Tapi buat saya, Carr sungguh seseorang yang sangat serius dalam menggarap fill-fill, yang mudah dicerna dan menghibur buat para penggemar KISS.

Nah, saya kembali lagi ke pihak-pihak yang dicurigai bertanggungjawab atas pencomotan not-not pada bagian reff, God Gave Rock N Roll To You II, dari album Revenge-nya KISS. Siap gak kalian menghadapi serbuan KISS ARMY, kalo-kalo mereka ngedenger lagu Tuhan Kirim Kamu, yang reff-nya mirip banget ama God Gave..-nya KISS ?

Ah, udah dulu deh ngritik dan ngancem-nya. Mungkin ini karena saya juga sebetulnya sayang banget ama seorang Bongky, yang permainan maupun karya-karyanya hingga saat ini masih meninggalkan begitu banyak kesan di diri saya. Mudah-mudahan ini semata-mata karena keterbatasan notasi, yang memang cuma terdiri dari 7 angka. Kalau memang disengaja, mudah-mudahan aja kelak Bongky tahu dan percaya, bahwa karya-karya orisinilnya saja sudah sedemikian memukau bagi banyak penikmat rock n roll di negeri ini. Slank adalah kelompok musik revolusioner, dan karena Bongky termasuk salah seorang pelopor dan pernah jadi bagian dari Slank Mark I, maka diapun layak dibilang seorang revolusioner juga. (eap)

Comments

dan said…
bantai penjiplak karya sepenjang masa KISS....!!!!!
Anonymous said…
bagi gua tetap nomer satu itu EDWARD VAN HALEN gitaris paling menggemparkan musik ROCK di dunia ,, \m/

Popular posts from this blog

MUSIK STONES DAN ORANG KITA

Pertamakali saya melihat gambar lidah melet ukuran besar itu, dikamar paman saya. Dibawahnya ada tulisan yang ketika itu saya eja : de ro ling setun, kol me sir, yu ar bastard. Waktu itu saya mengira-ngira, apa kira-kira arti dari kalimat yang tertulis dibawah lidah melet itu. Apa pula logo lidah melet itu ? Logo toko blue jeans langganan paman-kah ? Atau stiker yang sengaja dibuat untuk sekadar ditempel di angkot dan oplet ?

Imej lidah melet itu, akhirnya saya kaitkan dengan imej paman, yang kerap berpakaian ngoboy, dan kerap datang ke rumah kakek dalam keadaan teler. Pernah suatu kali, saya menyaksikan paman menghardik kakek-nenek, karena minta dibelikan motor. Belum cukup segitu, paman yang anak bungsu itu mengejar-ngejar nenek dalam keadaan mabuk, sambil mengancam. Wah, nenek saya langsung berkata,”Dasar anak nakal, kau ...tak bahagia kau seumur hidup nanti !” Maka, kontan saja saya beranggapan, ooooh, lidah melet itu logo seseorang, atau tanda kelompok orang-orang yang melawan o…

KISAH SEJATI JASON BECKER

One night I dreamed I was running. 
When I woke up I forgot I had a limp, 
so I walked totally normal until I remembered, 'oh, yeah, I have a limp'. 
Then I immediately stumbled. 
That showed me that if you have control over your mind, 
you can do anything…”
-JASON BECKER

Temen-temen saya yang gitaris rata-rata kenal Jason Becker. Saya termasuk yang sangat antusias mempromosikan permainan Jason, sering ngambil referensi dari dia, setiap saya dan beberapa temen yang gitaris ngobrol di studio atau ketika nyantei di kafe. Jason Becker adalah gitaris Amrik yang brilian. Usia 16 tahun dia sudah dikenal sebagai salah satu virtuoso dan gitaris berbakat besar. Saat 17-18 tahun dia sudah merilis album yang betul-betul berkualitas, seperti Speed Metal Symphony (1987) & Go Off (1988). Saya termasuk kolektor yang beruntung, bisa mengoleksi dua masterpiece Jason Becker bareng kelompoknya (Cacophony) itu, tambah mengoleksi album solonya Perpetual Burn (1988). Di album Perpetual Burn inilah Ja…

DRAMA TRAGIS KEMATIAN DIMEBAG DARRELL

Musicians tend to get bored playing the same thing over and over, so I think it's natural to experiment.
-Dimebag Darrell, gitaris kelompok Trash Metal legendaris Panthera

Selesai botakan waktu SMA, kawan-kawan menyebut saya mirip dengan Philip Anselmo, sang vokalis Pantera. Kendati nge-fans sama lagu-lagu dari album Cowboy From Hell dan Vulgar Display Of Power, sesungguhnya saya nggak nge-fans sama tongkrongannya beliau. Serem dan angker. Mirip seorang tetangga saya yang oknum berseragam, yang galak dan egois sama tetangga kanan-kiri (suka parkir mobil sembarangan dan bikin mobil bokap susah masuk garasi rumah sendiri- red). Tiap lihat Philip Anselmo jadi inget juga sama beliau. Oknum edan yang lupa, bahwa bikin susah tetangga itu sama dengan penyelewengan sumpahnya sebagai pengayom.

Untunglah wajah personil Pantera nggak semuanya mirip Anselmo. Sehingga yang lainnya tidak menjadi sasaran pelampiasan kebencian saya. Malahan, ada kakak beradik Abbott- Darrell “Dimebag” Lance &…