Skip to main content

Posts

Showing posts from November 15, 2009

Jikunsprain : When Rush Meet Sabbath

Orang Bandung. Besar di Bandung. Pernah main band di Bandung. Dan pertamakali pentas lalu kenalan dengan batu-batu yang sengaja dilemparkan penonton ke atas panggung, juga di kota Bandung. Menilik sejarah diri, ya, sudah tentu saya lebih bangga sama gitaris-gitaris rock kota Bandung daripada kota-kota lainnya. Ada banyak shredder sakti dari kota kelahiran saya, yang sudah tandang-makalangan di jagat musik rock Indonesia. Sebut saja : Babon (Rudal), Iram (U’Camp), Bengbeng (Pas Band, Air), Baron (GIGI, Baron Soulmate), Ovy (eks U’Camp, /rif) dan Jikun (/rif, Jikunsprain). Seperti juga nama panggung mereka yang unik, masing-masing mereka punya karakter unik. Babon ganas permainan handle-nya, Iram kencang di jalur rock n roll totok-nya, Bengbeng mencoba segala cara untuk mengoptimalkan gitar elektrik, Baron fleksibel keluar-masuk berbagai aliran musik, Ovy tetap kalem memainkan musik sangar, dan Jikun melaju pasti di jalur metal klasik yang ekspresif.

Karya-karya baru mereka bergiliran …

Billy Sheehan : Best Rock Bass Player Sepanjang Masa

Tidak seperti seorang bassist kelompok Jazz, seorang bassist band rock biasanya kurang mendapat perhatian dari audiens-nya. Padahal rata-rata band rock juga punya bassist-bassist yang canggih, yang tidak hanya mampu mengawal ritme melainkan mampu memberi warna pada musik olahan kelompoknya. Sejarah musik rock memang pernah mencatat beberapa nama kondang. Namun bila dibandingkan dengan popularitas personil lain, terutama gitaris atau vokalisnya, seorang bassist kelompok musik rock jarang mendapat ekspos. Dari tahun 1970-an, ranah musik rock sempat mencuatkan nama John Entwistle. Tapi tetap saja, ia kalah pamor dari Pete Townsend, rekannya yang gitaris di The Who. Seangkatan dengan Enwistle ada juga John Paul Jones dari Led Zeppelin. Tapi meskipun permainannya handal dan skill-nya matang, tetap saja ia berada dibawah popularitas Jimi Page yang gitaris atau bahkan John Bonham, sang penabuh drum.

Memang, tidak semua bassist handal kalah pamor dari instrumentalis lainnya. Diantara mereka …

Herman "Shred" Li : The Guitar Avatar

Adik sepupu saya yang paling kecil, sedang tergila-gila permainan Herman Li, gitaris Dragonforce. Laki-laki berdarah tionghoa berambut indah itu, telah mencuri perhatian adik sepupu lewat aksi gitarannya yang sangat-sangat full teknik dan cepat. Saya juga tahu Herman Li dari adik sepupu, dan lantas terkaget-kaget menyaksikan appregio-nya yang menurut pegamatan saya yang awam, lebih cepat dari para Speed King seperti : Yngwie J Malmsteen, Paul Gilbert, Marty Friedman atau speed king yang agak dekat era-nya dengan masa kepopuleran Li, yaitu : Jeff Loomis.

Nomor Li pertama yang disodorkan oleh adik sepupu dari menu Dragonforce adalah : Through the Fire and Flame. Cari-cari tahu soal lagu ini, ternyata memang betul-betul nomor hits yang mengantarkan Li dan Dragonforce-nya ke puncak popularitas. Lagu yang menjadi best cut di album ketiga Dragonforce, Inhuman Rampage itu, masuk di Billboard Hot 100 dan Canadian Hot 100. Pasca meledaknya nomor bercorak Power Metal –cum- Speed Metal itulah, …

Mengenang Hujan Bulan November

Musim hujan bulan november. November Rain- begitu judul salah satu hits Guns N Roses, waktu mengabadikan hujan yang turun bulan november. Tapi bulan November 2009, waktu hujan sering turun pagi-pagi, saya lebih memilih memutar nomor-nomor dari Nickelback dan Black Stone Cherry, baik ketika berkendaraan ataupun waktu santai sambil kerja, blogging atau onlen di rumah. Masa-masa November Rain sudah lewat, berganti masa-masa Photograph-nya Nickelback juga Things My Father Said-nya Black Stone Cherry. Tapi, tetap saja, masa-masa menikmati November Rain itu selalu manis untuk dikenang. Karena itu, mumpung hujan lagi turun di pertengahan November ini, saya ingin kembali, bahasa lebay-nya : mengenang, atau me-review lagu Slow Rock legendaris tersebut.

**
Saya sering banget denger November Rain, waktu duduk di bangku sekolah menengah atas. Lagu itu memang lagu mellow paling populer pada jamannya, tapi, berbeda dengan rata-rata lagu mellow, agak-agak susah dimainkan. Aransemennya megah, diawal…