Skip to main content

PERSAHABATAN PARA ROCKER ASEAN

Sejarah musik Rock Indonesia dan jiran-nya Malaysia adalah sejarah panjang persahabatan diantara para rocker melayu. Ahmad Albar, vokalis band rock legendaris Indonesia, God Bless, pernah meneriakkan “Terimakasih Kualalumpur !” sementara Ramli Sarip, pentolan Black Dog Bones, kelompok pelopor musik rock di negeri asal Upin & Ipin itu pernah pula dengan lantang meneriakkan “Thank you, Jakarta !”

Ya, wabah rock di era 70-an yang pernah melanda dunia sempat juga menjadi wabah dikawasan Asia Tenggara. Para pionir musik rock, terutama dari Indonesia dan Malaysia, silih berganti tampil dihadapan para fanatikan rock di kota-kota besar kedua negara pada waktu itu. Dari sinilah terjalin persahabatan antara para musisi Rock terkemuka dari masing-masing negara, yang bahkan terjalin erat hingga saat ini.

Ian Antono, gitaris yang disebut oleh Man Kidal, dewa gitar Malaysia, sebagai gitaris rock paling berpengaruh dikawasan Asia Tenggara bahkan kerap diundang untuk tampil pada perhelatan-perhelatan penting negeri jiran tersebut. Mulai dari konser perhelatan Grand Prix F1 bahkan hingga konser kemerdekaan, gitaris yang juga dikenal sebagai Bapak Gitaris Rock Indonesia ini selalu mendapat applaus meriah dari publik Malaysia.

Sambutan publik Indonesia terhadap para rocker Malaysia juga tak kalah meriahnya. Datang dengan hits slow rock-nya,Isabella, kumpulan Search dan vokalis berdarah Minang, Suhaemi Abdul Rachman a.ka. Amy, menjadi idola penikmat musik di tanah air. Tak cukup dengan Isabella, Search menggandeng penyanyi asal kota kembang, Inka Christy, untuk mencetak hits kedua mereka di Indonesia, Cinta Kita, yang merupakan daur ulang dari hits mereka di Malaysia, Fantasia Bulan Madu.

Amy, sang vokalis Search, yang kini berusia 51 tahun mengakui, salah satu yang menjadi alasan atau influens-nya ketika memutuskan jadi penyanyi rock adalah rocker Indonesia, Ahmad Albar. Vokalis flamboyan yang akrab dipanggil Iyek itulah yang bikin Amy dan pemuda-pemudi Malaysia lainnya keranjingan musik rock, pasca menyimak lagu-lagu yang diusung sang legenda, baik ketika ia bergabung dengan God Bless, Gong 2000, Duo Kribo, maupun saat Iyek merilis album solo.


Ian Antono & Ramli Sarip : Dua Sahabat Lama

Jejak rocker Indonesia begitu kentara terlihat di negeri Malaysia, saat saya berkunjung ke negeri itu dan bergaul dengan beberapa orang yang kebetulan bermain musik dan menyukai musik rock. Mereka hafal dan sangat fasih menyanyikan nomor-nomor rock Indonesia gubahan God Bless seperti : Semut Hitam, Kehidupan, Rumah Kita juga Bis Kota. Diluar karya Ian Antono dan Ahmad Albar, mereka juga memainkan nomor-nomor keras dari AKA, SAS, Rollies dan grup-grup Metal Indonesia 90-an seperti Power Metal, Boomerang dan /rif. Sama dengan para pendahulunya, Power Metal, Boomerang dan /rif ini juga sempat punya jadwal rutin menggebrak panggung rock Malaysia dan merilis albumya disana. Itulah makanya, orang Malaysia yang saya temui begitu hafal dan fasih memainkan nomor-nomor keras Made In Indonesia.

Melihat begitu kentalnya persahabatan diantara para musisi rock Indonesia dan Malaysia- sampai-sampai waktu Ramli Sarip sakit Ian Antono Cs sempat-sempatnya menjenguk-, kelihatannya riak-riak besar juga riak-riak kecil yang kerap memercikkan api diantara kedua negara tidak punya pengaruhnya bagi para rocker. Rocker Indonesia dan Malaysia bisa selalu berdamai, sering satu panggung dan saling mengundang dalam perhelatan konser di negaranya masing-masing. Ketika tsunami terjadi di Aceh rocker-rocker Malaysia dan Indonesia bahkan menggelar konser amal bersama, untuk mengumpulkan dana bagi para korban bencana.

Para politikus dan negarawan dari kedua belah negara tampaknya perlu belajar lalu menerapkan tips-tips tetap akur a la rocker Indonesia dan Malaysia, yang bersahabat erat dan saling menghormati sedari dulu. Setidaknya, ketika kepala sudah mumet dan pusing mengurusi berbagai masalah seperti TKW, Kasus Narkoba, Sengketa Perbatasan, yang kerap membuat kedua negara terlibat percekcokan.


Ian Antono & Rosli Mohalim (Sweet Charity) : 
Akhirnya Rosli Bisa Sepanggung Dengan Idolanya Semasa Remaja


“Untuk tahap awal, yang paling mudah dan cepat dalam meniru kerukunan diantara para rocker tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Nazib Tun Razak sebaiknya menginstruksikan staf kabinetnya untuk memanjangkan rambut a la Ramli Sarip atau mengkribokan rambut a la Ahmad Albar !”seloroh seorang kawan, waktu saya menceritakan persahabatan antar rocker Asean tersebut.

Hahaha. Saya tidak mampu menahan tawa. Bukan karena kalimat selorohan, namun sebab mengkhayalkan apa yang terjadi bila kalimat selorohan itu benar-benar menjadi kenyataan. Bayangkan, jika itu benar-benar terjadi, bisa-bisa Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa dan koleganya dari Malaysia, Datuk Seri Anifah memanjangkan rambutnya sampai punggung sebagaimana vokalis Guns N Roses, Axl Roses, atau mantan vokalis Black Sabbath, Ozzy Osbourne. Kalau itu terjadi, Sultan Hasanal Bolkiah, kepala negara Brunei Darussalam, dan PM Singapura Lee Hsien Liong mungkin akan terkejut dan berteriak ”IT’S A ROCK N ROLL !”

Comments

Popular posts from this blog

MUSIK STONES DAN ORANG KITA

Pertamakali saya melihat gambar lidah melet ukuran besar itu, dikamar paman saya. Dibawahnya ada tulisan yang ketika itu saya eja : de ro ling setun, kol me sir, yu ar bastard. Waktu itu saya mengira-ngira, apa kira-kira arti dari kalimat yang tertulis dibawah lidah melet itu. Apa pula logo lidah melet itu ? Logo toko blue jeans langganan paman-kah ? Atau stiker yang sengaja dibuat untuk sekadar ditempel di angkot dan oplet ?

Imej lidah melet itu, akhirnya saya kaitkan dengan imej paman, yang kerap berpakaian ngoboy, dan kerap datang ke rumah kakek dalam keadaan teler. Pernah suatu kali, saya menyaksikan paman menghardik kakek-nenek, karena minta dibelikan motor. Belum cukup segitu, paman yang anak bungsu itu mengejar-ngejar nenek dalam keadaan mabuk, sambil mengancam. Wah, nenek saya langsung berkata,”Dasar anak nakal, kau ...tak bahagia kau seumur hidup nanti !” Maka, kontan saja saya beranggapan, ooooh, lidah melet itu logo seseorang, atau tanda kelompok orang-orang yang melawan o…

SMOKE ON THE WATER : HITS YANG MEMISAHKAN PARA PENCIPTANYA

Nggak ada atau jarang anak rock yang nggak tahu lagu Smoke On The Water. Yang nggak tahu bisa-bisa dikatain sok rocker, kalo sampe nggak tahu atau ngaku belum pernah denger itu lagu, padahal dia sendiri ngakunya rocker. Smoke On The Water bagaikan materi inagurasi. Syarat pentahbisan bagi siapapun yang ngaku musisi atau simpatisan heavy rock. Gitaris rock kudu hafal riff atau chord lagu ini, vokalisnya mesti hafal lirik lagu ini, dan minimal musisi-musisi pendukung band yang lain kudu bisa mengawal beat dan pattern lagu ini diatas panggung atau studio.

Smoke On The Water adalah lagu kelompok musik Deep Purple, salah satu dari triumvirat legenda band rock (Led Zep, Deep Purple, Black Sabbath), yang tidak hanya memegang rekor penjualan rekaman, melainkan juga pemegang rekor gonta-ganti personil. Saking seringnya gonta-ganti personil, sudah lumrah kalau hingga saat ini, sesama penggemar Deep Purple akan bertanya : “Sekarang sudah Mark berapa ya ?”-ketika mereka membicarakan eksistensi g…

ALLAH BLESS GITO ROLLIES

Alkisah, suatu sore, gue pulang sekolah bareng bokap, dijemput pake mazda kotak. Dalam perjalanan, seorang pengendara motor edan, menyalip mobil yang kami tumpangi dari sebelah kiri. Gila, gue yang waktu itu masih es-de, kontan kaget dan berteriak, mengingat mobil bokap nyaris menghantam pantat motor yang berpacu ugal-ugalan itu. Bokap, yang biasanya alim dan pendiam, pertamakalinya menghamburkan nama salah satu hewan, yang lazim diteriakkan disaat-saat manusia dihinggapi marah.

Seredanya bokap dari kemarahan, beliau bergumam, ”Emang Gito Rollies...” Gue mengernyitkan dahi,”Emang kenapa Gito...Pak ?” Singkat kata, bokap gue langsung menceritakan sebuah peristiwa heboh, dimasa-masa bokap muda dulu. Suatu peristiwa yang juga sohor ke seantero kota Bandung, tentang seorang pengendara motor yang ugal-ugalan pulang pergi Bandung-Lembang bertelanjang bulat. Nama pengendara motor itu adalah : Bangun Sugito, yang kemudian populer sebagai : Gito Rollies, salah seorang ikon musik rock dan pelop…