Thursday, January 29, 2015

BERKENALAN DENGAN JURUS CLEAN A LA IAN


(apresiasi karya ian antono bag.2)

Pertama terpikat dengan permainan Ian Antono adalah saat menyimak intro petikan melodius-nya dalam lagu "Untukmu" dari Grace Simon. Semenjak itu, saya mulai mencari-cari kaset mana yang ada di rumah, yang memuat permainan beliau. Saya menemukan lagi kaset yang memuat permainan beliau, justru bukan dari koleksi kaset orangtua yang ada di rumah. Ketika saya tidur siang dikamar seorg.paman saat berkunjung ke rumah kakek, disitulah saya mendapati cover kaset yang memuat nama beliau. Kasetnya kaset Chrisye. Music Directornya Yockie S. Judul albumnya Jurang Pemisah. Kelak ketika SD berkat lagu Jeritan Seberang yang ada di album ini, saya meraih Juara I Lomba Nyanyi Tk.SD dalam rangka Ultah PJKA.
Saya baca di covernya Ian Antono bermain hanya di dua lagu saja. Main di lagu berjudul Mesin Kota dan yang satu lagi lagu Dia. Dengan sabar saya mendengar lagu demi lagu dalam album itu, dan saat masuk lagu Mesin Kota, dengan teliti saya menyimak dan mencari-cari yang mana bunyi gitarnya.
Lagu Mesin Kota ini temponya cepat. Begitu ceria, enak beat-nya, dan merdu penyanyinya jangan ditanya.... Chrisye gitu loh, hehehe. Memasuki reff mulailah terdengar sound gitar, yang kelak ketika remaja saya tahu : dimainkan dengan menggunakan teknik Bend. Bending, kalau dalam bahasa obrolan para gitaris.
Setelah reff, sampailah lagu Mesin Kota pada bagian yang paling saya tunggu : bagian Lead. Ian Antono memainkan Lead ini hingga lagu usai, mengingatkan pada Solo gitaris Lynyrd Skynyrd di lagu legendarisnya, Free Bird. Memang Solonya tak sepanas solo di Free Bird, namun bagi telinga kecil saya yang sebelumnya sempat mendengar solo-solo ber-feel macam di While My Guitar Gently Weeps-nya Beatles, Lead di Mesin Kota itu tak kalah manis dan nge-soul-nya.
Momen tersebut saya anggap sebagai awal saya berkenalan dengan jurus clean a la Ian.(aea)

No comments: