Saya datang ke toko CD langganan tadinya untuk mencari album Efek Rumah Kaca, kelompok Indie Label yang lagi ‘in’ dan kerap jadi buah bibir di sekolah-sekolah menengah. Sempat juga saya lihat profil mereka di majalah indie, Ripple, dan langsung menduga pasti ada sesuatu yang istimewa pada musik mereka. Betapa tidak, tak satupun personil Efek Rumah Kaca yang bisa dibilang rupawan, waktu menyimak profil mereka di Ripple. Pastilah ada sesuatu yang istimewa dari musik mereka, sehingga adik-adik saya, adik-adik kawan, sampai anak-anak mahasiswa begitu menggandrungi kelompok ini. Berdasarkan pengalaman, musisi-musisi dengan penampilan bersahaja dan tampang cukupan, biasanya memiliki musik yang istimewa kalau sampai banyak anak muda yang mengidolakannya. Sesampainya di toko CD, pemilik toko kenalan saya malah menawarkan kelompok musik indie yang lain. “Efek Rumah Kaca boleh didengar belakangan,” kata dia,”… kalau untuk sekarang sebaiknya you enggak boleh ketinggalan dengan kelompok mus...
catatan-catatan musik yang berserak dari Eddie Adriansyah (mantan jurnalis, pekerja film dan kreatif, bermukim di Inggris)