Skip to main content

Mengenang Hujan Bulan November



Musim hujan bulan november. November Rain- begitu judul salah satu hits Guns N Roses, waktu mengabadikan hujan yang turun bulan november. Tapi bulan November 2009, waktu hujan sering turun pagi-pagi, saya lebih memilih memutar nomor-nomor dari Nickelback dan Black Stone Cherry, baik ketika berkendaraan ataupun waktu santai sambil kerja, blogging atau onlen di rumah. Masa-masa November Rain sudah lewat, berganti masa-masa Photograph-nya Nickelback juga Things My Father Said-nya Black Stone Cherry. Tapi, tetap saja, masa-masa menikmati November Rain itu selalu manis untuk dikenang. Karena itu, mumpung hujan lagi turun di pertengahan November ini, saya ingin kembali, bahasa lebay-nya : mengenang, atau me-review lagu Slow Rock legendaris tersebut.

**
Saya sering banget denger November Rain, waktu duduk di bangku sekolah menengah atas. Lagu itu memang lagu mellow paling populer pada jamannya, tapi, berbeda dengan rata-rata lagu mellow, agak-agak susah dimainkan. Aransemennya megah, diawali dengan denting piano yang merintih, ditimpali dengan orkestra string yang mencekam, sehingga tuntas mengabadikan suasana tiris dan sepi selayaknya suasana musim penghujan.

Axl Roses, sang vokalis Guns N Roses-lah yang mengaransemen sendiri string orkestrasi di lagu tersebut. Ide string orchestra arrangement yang digubah vokalis bersuara tinggi dan parau itu, didapat setelah ia mendengar rekaman-rekaman orkestra dan semi-orkestra rock dari Led Zeppelin lewat Stairway To Heaven-nya, Aerosmith lewat Dream On-nya, Kansas lewat Dust In The Wind-nya, juga tidak ketinggalan rekaman band yang vokalisnya, Freddy Mercury, sangat dihormati Axl, yaitu : Bohemian Rhapsody-nya Queen. Serupa dengan nomor-nomor rock balada terdahulu itu, November Rain yang liriknya telah ditulis Axl sejak tahun 83, atau 9 tahun sebelum populernya, dimainkan dalam durasi cukup panjang, yaitu : 8 menit 57 detik. Diawali dengan denting piano dan sayatan string, diakhiri dengan solo guitar sang gitaris Guns, Slash, yang melengking-lengking, plus bersahut-sahutan dengan koor vokal yang juga ditata langsung oleh Axl Rose. Dengan aransemen istimewa semacam ini, November Rain tidak hanya menjadi evergreen hits-nya Guns N Roses, namun juga menjadi lagu hits dengan durasi terpanjang yang masuk dalam 10 besar Billboard 100. Sampai tahun 2009 ini, belum ada lagu dengan durasi lebih dari 6 menit yang bisa menyamai pencapaian November Rain.

Sebagaimana lagu-lagu repertoar rock orkestra nan keren seperti : Stairway To Heaven, Dream On, Dust In The Wind dan Bohemian Rhapsody, November Rain punya lirik yang istimewa. Sebagaimana umumnya repertoar-repertoar slow rock klasik bertutur soal pengalaman sejati dalam hidup, November Rain menuturkan pengalaman-pengalaman manusia dalam menjalani percintaannya.

Axl, mengawali lirik yang ia tulis dalam lagu tersebut dengan sebuah pertanyaan akan kesungguhan para pecinta. 'Cause nothin' lasts forever and we both know hearts can change, and it's hard to hold a candle in the cold November rain... karena tak ada yang abadi dan hati selalu berubah, maka alangkah sulit menjaga nyala dian, dibawah dingin november yang hujan.... bisik Axl menerjemahkan kegundahannya dalam lirik hits yang solo-nya sempat diisi dua gitaris berbeda : Tracii Guns (LA Guns) dan Slash (Guns N Roses, Velvet Revolver) itu. We've been through this such a long long time, just tryin' to kill the pain....but lovers always come, and lovers always go, and no one's really sure who's lettin' go today... kita lalui panjangnya waktu untuk membunuh rasa nyeri.... tapi pecinta selalu datang, pecinta selalu pergi dan tak seorangpun tahu siapa yang ‘kan pergi hari ini... erang Axl mempertegas kegelisahannya. So if you want to love me then darlin' don't refrain, or I'll just end up walkin'....in the cold November rain.... bila kau ingin mencintaiku janganlah ragu, atau kita akhiri saja perjalanan ini.... dibawah dingin november yang hujan.... bisik Axl mengakhiri lirik pembuka.

Lirik-lirik awal dari bait pembuka yang menyiratkan kegelisahan itu, dinetralisir oleh Axl lewat bait-bait penuh penghiburan dan nasehat pada bait-bait berikutnya. I know it's hard to keep an open heart when even friends seem out to harm you, but if you could heal a broken heart, wouldn't time be out to charm you... sungguh berat membiarkan hati terbuka ketika seseorang menyakiti dirimu, tapi bila kau hendak mengobati hati yang luka, tak akan ada waktu yang bisa mencegahmu... nasehat Axl pada bagian bridge. And when your fears subside and shadows still remain, i know that you can love me when there's no one left to blame.... bila takutmu lenyap sedang kelam masih membayang, aku tahu kau sanggup mencintai, tanpa harus melupakan yang pernah hilang... sambung Axl lagi. So never mind the darkness, we still can find a way...’cause nothin' lasts forever even cold november rain.... jangan pikirkan kegelapan selama kita tetap temukan jalan... sebab tidak ada yang abadi dingin november yang hujan.... tutup Axl dengan manis, sebagai lirik pengantar menuju bagian paling mendebarkan dalam nomor November Rain. Bagian paling mendebarkan yang saya maksudkan adalah : koor vokal apik melantunkan lirik don't ya think that you need somebody, don't ya think that you need someone... everybody needs somebody, you're not the only one, you're not the only one, yang ditimpali dengan emosional oleh permainan solo guitar Slash yang begitu melodius, begitu penuh energi.

**
Masa-masa November Rain sudah lewat, berganti masa-masa Photograph-nya Nickelback juga Things My Father Said-nya Black Stone Cherry. Tapi, tetap saja, masa-masa menikmati November Rain itu selalu manis untuk dikenang. Karena itu, ketika saya teringat lagi lirik demi lirik cantik yang ditulis Axl, terkenang lagi solo guitar Slash yang diabadikan Guitar Player sebagai solo nomor 6 diantara 100 Greatest Guitar Solo’s Ever, saya selalu berniat untuk menyimpannya di mp3 player buat menemani perjalanan keesokan hari. Sayang, saya selalu lupa melakukannya, dikarenakan rutinitas keseharian yang kadang-kadang melupakan hal-hal “remeh” namun “nikmat” semacam ini. Saya sudah jadi orang kota, yang cenderung lebih banyak ingat hal-hal “serius” namun "tidak nikmat” semacam ini (sambil mengarahkan jari telunjuk ke arah beberapa dokumen piutang yang kadang sulit sekali ditagih). (eap)

Comments

Popular posts from this blog

KISAH SEJATI JASON BECKER

One night I dreamed I was running.  When I woke up I forgot I had a limp,  so I walked totally normal until I remembered, 'oh, yeah, I have a limp'.  Then I immediately stumbled.  That showed me that if you have control over your mind,  you can do anything…” -JASON BECKER Temen-temen saya yang gitaris rata-rata kenal Jason Becker. Saya termasuk yang sangat antusias mempromosikan permainan Jason, sering ngambil referensi dari dia, setiap saya dan beberapa temen yang gitaris ngobrol di studio atau ketika nyantei di kafe. Jason Becker adalah gitaris Amrik yang brilian. Usia 16 tahun dia sudah dikenal sebagai salah satu virtuoso dan gitaris berbakat besar. Saat 17-18 tahun dia sudah merilis album yang betul-betul berkualitas, seperti Speed Metal Symphony (1987) & Go Off (1988). Saya termasuk kolektor yang beruntung, bisa mengoleksi dua masterpiece Jason Becker bareng kelompoknya (Cacophony) itu, tambah mengoleksi album solonya Perpetual Burn (1988...

ETHIOPIA : IAN ANTONO SEORANG ARRANGER BERWAWASAN LUAS

pengalaman apresiasi karya Ian Antono bag.3 Lagi2 dari Radio Mara Bandung saya mendengarkan hits Iwan Fals berjudul Ethiopia. Dan lagi2 usai mendengar lagu yang asyik saya akan berkunjung ke toko kaset untuk membelinya. Setelah kaset dibeli, saya dengar sambil membolakbalik cover. Eh, tertulis disitu nama Ian Antono sbg.aranger khusus lagu Ethiopia (yg lain aransemen oleh Willy Soemantri). Saya, sebagaimana diceritakan sebelumnya, sudah terpikat dgn.aransemen beliau di lagu Grace Simon dan teknik hammer-on beliau di lagu Chrisye, tambah exciting saja waktu mengetahui aransemen Ethiopia dikerjakan Ian Antono. Bgmna tdk, lagu itu dibuka dengan beat dub a la musik afro, dgn.seni vokal a la suku2 Abesinia,ditingkahi suara hewan yg kelaparan. Tone kibord yg dipilih menambah keunikan dan suasana lagu tsb. Setelah byk menyimak musik dikemudian hari, mafhumlah saya bahwa apa yg dilakukan Ian Antono dlm lagu Ethiopia adlh indikator bhw beliau seorg. Aranger yg berwawasan luas. Mengingat...

JEFF HANNEMANN DALAM KENANGAN

(foto dari Wikipedia) (seperti dituturkan Dave Lombardo, ex-drummer Slayer pada Metal Hammer Magz) Pertama kali saya bertemu Jeff Hanneman pada tahun 1981. Saat itu, saya dan Kerry King (gitaris Slayer), berencana untuk membuat band. Kami bertiga berlatih di rumah orangtua saya. Kerry yang mengajak Jeff. Kesan pertama, Jeff itu seperti anak surfer yang pendiam. Rambutnya panjang banget, tinggal di Long Beach, dan biasanya orang-orang situ di rumahnya punya papan selancar. Saya pikir, anak ini keren dan cocok jadi anak band. Jeff berpengaruh banget ama Sound Slayer. Saya dan Kerry sebelumnya menyukai Judas Priest, Iron Maiden, Rainbow, dan Deep Purple. Sampai suatu hari, Jeff datang latihan dengan rambut yang dicukur bersih. Saya bertanya, “wah apa-apa lu, Jeff ?” Jeff bilang, “Gw sekarang pindah ke Punk, heavy metal sudah berakhir.” Jeff kemudian bawa berbagai vinyl dan kaset, dari kelompok-kelompok seperti Black Flag, TSOL, Minor Threat, Dead Kennedys dan Circle Jerks. ...