Skip to main content

Tato Baru Van Halen



jam setengah 9 pagi, tanggal 16 maret 2012. santai di rumah. sehabis mengunjungi tempat-tempat panas melalui dines luar yang penuh joke dan kuliner sederhana. seperti biasa buka youtube. ketak-ketik cari sesuatu yang baru di sana. ah, ternyata menemukan link klip terbaru dari Van Halen. judulnya Tattoo, diangkat dari album "A Different Kind Of Truth".

omagod, sebuah lagu yang diawali dengan intro dan tempo khas Van Halen. seperti melontarkan diri ini kembali ke tahun-tahun ketika album "Balance" dirilis. itu album pertama loh, ketika Eddie Van Halen, sang gitaris, menggunakan gitar Music Man-nya. sebuah album yang banyak mengandung pembaruan sound, terutama pada gitar dan bass drum-nya.



menengok video klip "Tattoo", yang menandai kembalinya David Lee Roth menjadi vokalis reguler Van Halen, pembaruan sound tidak hanya terjadi pada gitarnya saja. masuknya Wolfgang Van Halen, anak Eddie Van Halen yang tentunya berarti juga keponakan Alex Van Halen, membuat cabikan bass yang mengiringi ritem session lagu ini menjadi begitu "berdegup". mungkin, karena Wolfgang masih begitu muda, sehingga dinamisasi yang dibangun dalam ritmik bass-nya-pun nyaris menggedor bak bassist-bassist modern rock.

visual dalam klip "Tattoo" ini juga menyajikan aksi David Lee Roth yang flamboyan seperti biasanya. biarpun rambutnya sudah tidak segondrong ketika hits "Jump" mendunia, David tampak masih seasyik ketika klip hits dari album 1984 itu dirilis. mungkin karena masih aktif berlatih martial arts, dan pastinya karena tetep banyak duit, maka vokalis yang sempat keluar dari Van Halen dan mencetak hits solo "Just Like Paradise" itu tampak begitu segar di usia ketika post power syndrome sedang hebat-hebatnya melanda pensiunan PNS.(aea)

Comments

Popular posts from this blog

KISAH SEJATI JASON BECKER

One night I dreamed I was running.  When I woke up I forgot I had a limp,  so I walked totally normal until I remembered, 'oh, yeah, I have a limp'.  Then I immediately stumbled.  That showed me that if you have control over your mind,  you can do anything…” -JASON BECKER Temen-temen saya yang gitaris rata-rata kenal Jason Becker. Saya termasuk yang sangat antusias mempromosikan permainan Jason, sering ngambil referensi dari dia, setiap saya dan beberapa temen yang gitaris ngobrol di studio atau ketika nyantei di kafe. Jason Becker adalah gitaris Amrik yang brilian. Usia 16 tahun dia sudah dikenal sebagai salah satu virtuoso dan gitaris berbakat besar. Saat 17-18 tahun dia sudah merilis album yang betul-betul berkualitas, seperti Speed Metal Symphony (1987) & Go Off (1988). Saya termasuk kolektor yang beruntung, bisa mengoleksi dua masterpiece Jason Becker bareng kelompoknya (Cacophony) itu, tambah mengoleksi album solonya Perpetual Burn (1988...

ETHIOPIA : IAN ANTONO SEORANG ARRANGER BERWAWASAN LUAS

pengalaman apresiasi karya Ian Antono bag.3 Lagi2 dari Radio Mara Bandung saya mendengarkan hits Iwan Fals berjudul Ethiopia. Dan lagi2 usai mendengar lagu yang asyik saya akan berkunjung ke toko kaset untuk membelinya. Setelah kaset dibeli, saya dengar sambil membolakbalik cover. Eh, tertulis disitu nama Ian Antono sbg.aranger khusus lagu Ethiopia (yg lain aransemen oleh Willy Soemantri). Saya, sebagaimana diceritakan sebelumnya, sudah terpikat dgn.aransemen beliau di lagu Grace Simon dan teknik hammer-on beliau di lagu Chrisye, tambah exciting saja waktu mengetahui aransemen Ethiopia dikerjakan Ian Antono. Bgmna tdk, lagu itu dibuka dengan beat dub a la musik afro, dgn.seni vokal a la suku2 Abesinia,ditingkahi suara hewan yg kelaparan. Tone kibord yg dipilih menambah keunikan dan suasana lagu tsb. Setelah byk menyimak musik dikemudian hari, mafhumlah saya bahwa apa yg dilakukan Ian Antono dlm lagu Ethiopia adlh indikator bhw beliau seorg. Aranger yg berwawasan luas. Mengingat...

JEFF HANNEMANN DALAM KENANGAN

(foto dari Wikipedia) (seperti dituturkan Dave Lombardo, ex-drummer Slayer pada Metal Hammer Magz) Pertama kali saya bertemu Jeff Hanneman pada tahun 1981. Saat itu, saya dan Kerry King (gitaris Slayer), berencana untuk membuat band. Kami bertiga berlatih di rumah orangtua saya. Kerry yang mengajak Jeff. Kesan pertama, Jeff itu seperti anak surfer yang pendiam. Rambutnya panjang banget, tinggal di Long Beach, dan biasanya orang-orang situ di rumahnya punya papan selancar. Saya pikir, anak ini keren dan cocok jadi anak band. Jeff berpengaruh banget ama Sound Slayer. Saya dan Kerry sebelumnya menyukai Judas Priest, Iron Maiden, Rainbow, dan Deep Purple. Sampai suatu hari, Jeff datang latihan dengan rambut yang dicukur bersih. Saya bertanya, “wah apa-apa lu, Jeff ?” Jeff bilang, “Gw sekarang pindah ke Punk, heavy metal sudah berakhir.” Jeff kemudian bawa berbagai vinyl dan kaset, dari kelompok-kelompok seperti Black Flag, TSOL, Minor Threat, Dead Kennedys dan Circle Jerks. ...